ada cerita

18 Aug 2012

@_bianglala : Telah kurangkaikan aksara, ada banyak rahasia kusimpankan, bagimu.
@dzdiazz : telah kurangkai kata, ada satu rasa, rindu.
@_bianglala : kamukah sang perindu itu. Ajarkan padaku rindu di negeri pendongeng yang tak lelah waktu.
@dzdiazz : jika benar iya, maka kamulah cerita yang kubenahi sebagai dongeng untuk kanak waktu, di masa depanku.
@_bianglala : iyakan bagi bahagiamu, sebab kumau menjadi bagian seribu kisahmu.
@dzdiazz : sudah tercatat di buku rencanaku, kisah akan mengungkap kasih lebih dari seribu yang kamu mau.
@_bianglala : aku seperti putri dalam seribu satu dongeng, tak membuatku segera lelap, kala kaujamahiku dengan kasih. Semoga waktu tak terburu.

@dzdiazz : jika demikian, aku adalah pembacamu. penafsir cerita dan mimpi, yang mendambamu berwaktu-waktu.
@_bianglala : jangan. Ini telapakku ingin kaugenggam, jadilah bagianku yang bahagia. Karena aku pun ingin menjadi paling bahagiamu.
@dzdiazz : tidak hanya genggaman. sepenuh peluk boleh kau miliki. bahagia adalah kata yang bagimu kutawarkan sebagai nyata.
@_bianglala : aku yang memelukmu, sebab tak ragu mendekapmu. Yakinkanku tak kan pernah berjarak
@dzdiazz : kamu tidak lagi bermimpi. di pelukmu kini, adalah aku yang menjadi penghuni.
@_bianglala : aku cinta. Aku mempercayaimu tanpa jeda.
@dzdiazz : tidak sejengkal pun. percayakan kepadaku, pada tiap waktunya, kita adalah arah yang tujunya sama.
@_bianglala : kamu ada, pun aku bagimu. Serta kujagamu sebelum usai oleh waktuku.
@dzdiazz : aku ada, untuk menjaga yang kau percayakan, selama masa.
@_bianglala : ku mau tak segera usai. Doaku bagimu, pengharapan membahagiakanmu.
@dzdiazz : tidak ada yang akan usai, selama usia masih direstui Sang Maha. kita, adalah harap di tanganNya.
@_bianglala : rinduku nyata bagimu, karena aku untukmu.
@dzdiazz : dan kita adalah harap yang sama dalam tiap doa. bagimu, pun bagiku yang rindu.
@_bianglala : aku menujumu, kubawa larikku paling bahagia, menetap di pelukmu.
@dzdiazz : dan karena adamu, aku adalah rindu yang mengerti kepada siapa harus menuju.
@_bianglala : dekapmu hangat kutuju, saat merebah lelap dari rindu yang tak lelah. Peluk aku.
@dzdiazz : aku menunggumu, menyiapkan hangat untuk tempatmu mendekap.
@_bianglala : sungguh kurasa kini debarku hingga nyeri, aku takut dengan girangku sendiri.
@dzdiazz : aku memelukmu. kita berbagi hangat dari denyar di dada paling debar. inilah rebah yang sungguh-sungguh singgah.
@_bianglala : bantu aku menjauh dari nyeri. Bersamamu sulutkan kembang yang rekah paling mekar. Simpan bagi kita.
@dzdiazz : tidak perlu bersedih lagi. tinggalkan nyerimu di mana pun yang jauh dari adamu. kita, adalah nyala-nyala bahagia.
@_bianglala : kumau berjalan bersisianmu tak memberi ruang bagi udara. Tak kesendirian tubuh diperangkap lagi awan gerimis.
@dzdiazz : berjalanlah bersamaku, kita menjauh dari semua luka. aku menyimpan kelopak, mekar mawar untuk cinta yang tegar.
@_bianglala : aku bernafas untukmu. Tanpa tangis luka. Hanya ada bahagia. Bersamamu.
@dzdiazz : maka berjalanlah, biar udara menyisih dan hanya menjadi napas. dan kita, gerimis yang bersenang-senang tanpa tangis.
@_bianglala : bait-baitku terus memujamu, aksaranya berpendar cahaya cinta, kala menyebut namamu.
@dzdiazz : pun aku, dan kata-kata hanya menulis ucap yang maknanya cinta, saja.
@_bianglala : hingga langit terang tak lagi kelam. Ini malam paling hingar, dirayakan buncah mekar bintang; kejora ada di binarmu.
@dzdiazz : seperti pecah kembang api, nyala menyala di udara. gemerlap yang disaksikan bintang dan seluruh malam.
@_bianglala : berumahlah di sini. Kusajikan bagimu nyala cinta pembawa hangat; milikmu.
@dzdiazz : yang paling pendar adalah matamu. percik-percik api seperti berumah di sana, dan menjadi hangat yang dirindukan dekap, selalu.
@_bianglala : semaumu, tinggallah.
@dzdiazz : aku akan menetap, semaumu..


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post